cinta dipojok notaris
Sabtu, 03 Juni 2017
Pantun tantangan
Ke bali bertemu bayu
Sekalian membeli paku
Kalau kamu pintar merayu
tunjukkan lah padaku
Kamis, 12 November 2015
Mengejar cinta didekat mata
Aku telah lama menyimpan rasa suka pada si Dia, tapi itu hanya mengalir saja tanpa ada sambutan yang berarti. Setiap apa yang Aku lakukan adalah agar kelak Aku sukses dan hidup berbahagia dengannya. Aku benar-benar dibuatnya kikuk dan mati tak kepayang, Dia gadis jelita yang mampu menyita semua perasaanku padanya, Dia gadis yang lembut nan anggun, langkahnya dan senyumnya semakin indah saja dalam lamunanku,
Senin, 09 November 2015
bintang dilangit
a img, img{-o-transition:all 1.5s ease;-moz-transition:all 1.5s ease;-webkit-transition:all 1.5s ease}a img:hover, img:hover{border:2px solid; -webkit-border-top-left-radius: 20px;
-webkit-border-bottom-right-radius: 20px;
-moz-border-radius-topleft: 20px;
-moz-border-radius-bottomright: 20px;
border-top-left-radius: 20px;
border-bottom-right-radius: 20px;-o-transform:scale(1.2) rotate(360deg) translate(0px);-moz-transform:scale(1.2) rotate(360deg) translate(0px);-webkit-transform:scale(1.2) rotate(360deg) translate(0px);-o-transition:all 1.5s ease;-moz-transition:all 1.5s ease;-webkit-transition:all 1.5s ease}
]]>
Kini saya telah dipercaya, ini bagaimana saya tetap menjaga kepercayaan, saya mempunyai impian untuk menjadi direktur, pembicara nasional, notaris, dan memiliki banyak perusahaan. semoga semuanya trcapai. Amin
keseharianku adalah bekerja dikantor notaris, disamping itu saya juga kuliah dan nyantri. tiga keadaan ini menjadikan saya dianggap si sibuk oleh teman-teman, namun saya menganggap ini jalan yang indah, berkah dan cukup membuat saya lelah. sepanjang putaran jarum jam berlalu, aku berfikir untuk meraih apa yang saya impikan, namun saya menyadari semua butuh proses panjang, intinya bagaimana kita mendapati nikmatnya kemudahan, kenyamanan, tanpa mencicipi pahitnya kesulitan, dan kesengsaraan.
sekalipun saya dianggap bodoh oleh sebagian, tapi ada pula yang mendengungkan saya si pintar, itu semua fiksi bagi saya, benarlah apa yang telah lumrah kita ketahui bahwasanya manusia bercirikan keunikannya tersendiri, dengan ragam kepribadian yang ada, tentu mengahsilkan ragam persepsi pula. kita tak boleh patah lalu menghentikan langkah, menutup semua akses jalan menuju impian yang telah lama saya buat, jalannya memang penuh duri, cacian, cercaan, dan sarat dengan kebingungan yang mengkungkung hati saya, tapi adalah saya yang menyenangi perjuangan ini, maka saya tak lelah untuk terus membela impian-impian saya selama ini. karena semua kan terbayar nantinya, saya yakini itu.
